Kesan Mendalam Bagi Saya Atas Mendiknas Muhammad Nuh

Sebelumnya saya menulis ini perlu saya tegaskan bahwa ini saya tulis bukan karena saya sebagai alumni ITS, namun lebih sekadar saya sebagi manusia yang beragama, sebagai seorang anak dan juga sebagai orang tua. Beberapa tahun yang lalu saat saya masuk ITS dan juga saat saya lulus dari ITS ada kesan yang begitu mendalam yang saya dapatkan dari sosok Menteri Pendidikan Nasional dalam Kabinet Indonesia Bersatu yang juga mantan Direktur PENS ITS dan juga mantan Rektor ITS yang selalu lekat dengan kesederhanaan tersebut, yaitu sebuah pesan yang mungkin biasa-biasa saja bagi orang lain namun bagi saya (apalagi saat ini telah merasakan sebagi seorang ayah), pesan itu sangat mendalam dan menghujam relung hati saya. Pesan tersebut saya dapatkan dalam pidato penerimaan mahasiswa PENS ITS dan juga saat wisuda ITS. Tatkala saya teringat pesan Bapak Muhammad Nuh tersebut rasanya ingin saya menangis, mata saya berkaca-kaca.